RASA PILIH KASIH DIDALAM PENDIDIKAN !!
Dalam
dunia pendidikan pastinya ada tenaga pendidik yaitu guru dan yang dididik yaitu
murid. Haha jelas lah masa cuma guru aja gada muridnya, atau kebalikanya ya
jelas gak akan mungkin bisa lah ya ?? wkwkwkwk
Sering
kali antara guru dan murid terjadi ketidaksesuaian. Mungkin ada murid yang
kadang suka mengeluh atau bahkan malas belajar kalau diajar sama guru yang itu,
mungkin juga ada guru yang malas mengajar murid yang itu karena sikap atau
tingkah laku dan sebagainya. Hm hal seperti ini sering terjadi di dunia
pendidikan terutama di sekolah. (mungkin tapi hanya perkiraan saya hehehe)
Dalam
pandangan saya yang masih berstatus pelajar, guru bagi murid adalah seorang
contoh atau tauladan dan pengajar yang akan memberikan ilmu dan pemahaman
mengenai apa yang murid tidak mengerti, juga sebagai orang tua yang selalu
mengayomi muridnya yang selalu memberi motivasi kepada muridnya, memberikan
nasihat dan saran yang terbaik untuk muridnya tanpa pilih kasih. # hahaha sok
bgt biar dapet nilai tambahan (cuma bercanda)…
Tetapi
pandangan saya itu tidak banyak saya temukan pada seorang guru. Terkadang ada
sebagian guru yang pilih kasih terhadap siswanya yang berprestasi atau
sebagainya, sehingga mengecilkan mental siswa yang lain. Itu yang membuat hati
siswa terasa teriris-iris sekali, habis itu ditambahin garam dan jeruk nipis
juga bumbu lainya (kaya mau masak aja yah ?? wkwkwkw gguuubbbrrraakkk)oke kita
lanjut ke topiknya lagi.. .
Ya..walaupun
saya yakin tidak semua guru seperti itu. Hanya saja seharusnya sikap yang
seperti itu tidak diperlihatkan kepada siswa karena itu akan membentuk karakter
siswa yang nantinya akan memandang secara subyektif bukan obyektif.
Terkadang
ada juga murid yang sudah dipercaya oleh gurunya tetapi menghancurkan
kepercayaan tersebut dan membuat gurunya kecewa.(ya seperti saya ini lah
contohnya..) #bangga kok pada kejelekanya sih ya?? Hadeeehhh L
L
L
Memang
sulit memahami bagaimana keseimbangan yang akan tercapai antara guru dan murid.
Karena satu sisi guru adalah orang tua yang harus dihormati dan dihargai dan
satu sisi lagi murid juga menuntut hak dan murid juga mempunyai kewajiban
sebagai seorang siswa.
Entah
bagaimana menciptakan keseimbangan antara guru dan murid yang pandangannya berbeda.
Saya hanya memberikan opini saya saja sebagai seorang pelajar karena saya juga
masih harus banyak belajar.. hehehehe maaf tidak bermaksud apa2 kok … :-D
mohon
kritik dan saran untuk membangun saya menjadi lebih baik.. bagaimana menghadapi
hal seperti ini.
0 komentar:
Posting Komentar